Cara Membuat Catatan Kaki untuk Karya Ilmiah

  • Whatsapp

Cara membuat catatan kaki lebih banyak dicari oleh para akademisi saat akan membuat karya ilmiah. Umumnya catatan ini digunakan untuk tugas kuliah, skripsi, tesis dan juga disertasi. 

Proses pembuatannya pun harus diperhatikan karena salah sedikit saja akibatnya bisa fatal. Sebab di catatan ini ada susunan yang harus benar-benar urut mulai dari nama pengarang, judul dan yang lainnya. 

Cara Membuat Catatan Kaki yang Benar

Cara membuat catatan kaki untuk semua karya ilmiah rata-rata sama baik tugas, skripsi atau yang lainnya. Untuk membuat catatan kaki, berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Tempatkan tanda (punctuation) pada akhir kalimat yang ingin dicantumkan catatan kaki.
  2. Tulis angka yang menunjukkan urutan catatan kaki pada bagian bawah halaman.
  3. Tautkan angka tersebut dengan teks catatan kaki yang berada di bagian akhir dokumen.
  4. Tuliskan nama penulis, tahun terbit, dan sumber yang sesuai dengan format yang ditentukan.

Contoh:

“The Great Gatsby is a novel written by F. Scott Fitzgerald in 1925.” (1)

Catatan kaki:

(1) Fitzgerald, F. Scott. The Great Gatsby. Scribner, 1925.

Jadi cara membuat catatan kaki harus dimulai dari menempatkan kursor di tulisan yang akan dibuat footnote. Nantinya di tulisan ini akan keluar nomor catatan kaki sesuai urutan yang telah ditentukan.

Saat penomoran selesai, kamu bisa langsung menuliskan terkait catatan yang meliputi pengarang, tahun dan sumbernya. Sekilas catatan ini mirip sekali dengan daftar pustaka dan hanya diberi tambahan halamannya. 

Baca Juga: Tips belajar bahasa inggris Terbaik

Untuk nomor catatan kaki ini akan tertulis secara otomatis dan langsung berurutan. Sehingga kamu tidak perlu menuliskannya secara manual di Microsoft Word atau Google Doc. 

Manfaat Catatan Kaki di Karya Ilmiah

Fungsi utama dari catatan kaki adalah untuk memberikan informasi tambahan atau menjelaskan istilah atau frasa yang muncul di dalam teks. Berikut beberapa fungsi dari catatan kaki:

  1. Memberikan rujukan atau sumber data
    Catatan kaki dapat digunakan untuk memberikan rujukan atau sumber data dari informasi yang disajikan dalam teks. Dalam tulisan ilmiah, catatan kaki sering digunakan untuk menyebutkan sumber referensi atau data yang digunakan sebagai dasar dari tulisan tersebut.
  2. Memberikan penjelasan atau interpretasi
    Catatan kaki dapat digunakan untuk memberikan penjelasan atau interpretasi terhadap suatu istilah atau frasa yang disebutkan dalam teks. Penjelasan ini dapat membantu pembaca untuk memahami makna atau konteks dari istilah atau frasa tersebut.
  3. Memberikan alternatif atau perbandingan
    Catatan kaki juga dapat digunakan untuk memberikan alternatif atau perbandingan terhadap informasi yang disajikan dalam teks. Contohnya, dalam sebuah buku sejarah, catatan kaki dapat digunakan untuk memberikan informasi tentang peristiwa atau tokoh yang terkait dengan topik yang dibahas dalam teks.
  4. Memberikan keterangan teknis
    Catatan kaki dapat digunakan untuk memberikan keterangan teknis atau penjelasan terhadap istilah atau frasa yang digunakan dalam teks. Hal ini membantu pembaca yang kurang familiar dengan bidang atau topik yang dibahas dalam teks untuk memahami informasi dengan lebih baik.

Jadi cara membuat catatan kaki ini tidak boleh sembarangan dan susunannya harus sesuai. Tujuan dari pembuatan ini adalah menunjukkan jika tulisan ini diambil dari sumber yang ada. Umumnya semakin banyak catatan kaki semakin memperkuat tingkat keilmiahan dari tulisan tersebut. 

Sumber: visitpare

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *